Skip to main content

Posts

Global UGRAD Program; Proses Seleksi, Tips dan Trik

Tulisan-tulisan saya sebelumnya banyak bercerita mengenai kehidupan saya di Amerika Serikat, tepatnya di Kota Fayetteville, Arkansas. Di tulisan kali ini, saya akan membahas mengenai beasiswa yang memberangkatkan, menyekolahkan dan menghidupi saya selama hidup di sana. Beasiswa Global UGRAD. Global Undergraduate Exchange Program (Global UGRAD) merupakan salah satu program beasiswa yang disponsori oleh US Department of State dan dikelola oleh World Learning. Beasiswa ini diperuntukkan bagi mahasiswa/mahasiswi jenjang studi S1 dari berbagai negara untuk berkuliah selama 1 atau 2 semester di universitas-universitas di Amerika Serikat. Di Indonesia sendiri, proses seleksi beasiswa ini dikelola oleh AMINEF (American Indonesian Exchange Foundation). Untuk deskripsi lebih lengkap mengenai program ini, silakan klik tautan berikut:  https://www.worldlearning.org/program/global-undergraduate-exchange-program/  dan untuk persyaratan-persyaratannya, silakan klik tautan berikut:  ht...

Hari Esok Pendidikan Indonesia; What Can We Do?

  Saya paham bahwa diberi kesempatan untuk berkuliah di luar negeri, hakekatnya bukan hanya untuk membagikan cerita-cerita akhir pekan atau cerita jalan-jalan. Kami, yang diberi kesempatan belajar di jauh sana, diharapkan bisa membawa pulang pelajaran berharga untuk teman-teman kami, khususnya dalam hal belajar. Di titik ini, saya belum bisa membawa hasil penelitian atau sesuatu hal yang terlalu luar biasa. Yang bisa saya bawa saat ini adalah hasil pengamatan dan pengalaman saya selama mengikuti proses perkuliahan di sana. Kita tentu berharap suatu saat nanti, kualitas institusi-institusi pendidikan kita bisa setara dengan kualitas institusi-institusi pendidikan di sana. Tapi untuk sampai ke sana, jelas butuh kerja sama banyak pihak. Kita memerlukan peningkatan fasilitas belajar, terbukanya akses-akses untuk jurnal-jurnal internasional, ketersediaan ruang-ruang belajar non kelas, dan masih banyak lagi. Maka untuk sekarang, apa yang bisa kita (mahasiswa dan dosen) bisa lakukan? ...

Tujuh Petualang

Tennessee, 17-20 Januari 2020 “ I wanna go to Tennessee” kataku pada Arzu pagi itu. “ Me too! Well, let’s go next weekend! we have a break next Monday, so looong weekend is coming!” balasnya. Yang kuingat adalah, esok lusanya sudah ada lima orang teman lain yang bergabung dengan kami untuk pergi ke Tennessee. Arzu memang benar-benar mengejutkan dan sangat bisa diandalkan dalam urusan mengumpulkan orang. Malam-malam berikutnya dipenuhi dengan meeting di basement untuk membahas trip ini. Ada yang mencari rental mobil dengan harga murah dan bisa menyewakannya untuk pengemudi di bawah 25 tahun, ada yang mencari penginapan, ada yang mencari info ke mana harus menyewa kamera, dan aku bertugas untuk membuat daftar tempat wisata yang akan dikunjungi. Semua sibuk. Diskusi di basement kadang berpindah ke Slim Chicken sambil masing-masing menyantap makan malam. Hari itu akhirnya tiba. Mobil, penginapan, jajan, dan kamera sudah siap. Kami berangkat dari Fayetteville sekitar pukul 5 sore, ...

Upaya-Upaya ‘Melarikan Diri'

Arkansas dikenal dengan sebutan ‘The Natural State’ , negara bagian ini punya banyak sekali sungai, hutan, gua-gua, sumber-sumber mata air panas, dan air terjun. Sebagai orang yang lebih senang menikmati waktu sendiri di dalam kamar, saya awalnya berpikir bahwa saya tidak akan tertarik untuk menikmati ‘petualangan’ di Arkansas. Namun pandemi terjadi, lalu kelas-kelas dipindahkan ke sistem belajar daring, banyak acara dibatalkan, dan saya banyak menangis karena merasa sendirian di negara orang ketika virus mematikan ini sedang gencar-gencarnya menyebar ke seluruh penjuru dunia. Saya tahu saya tidak bisa terus bersedih dan menangis mengunci diri di kamar asrama, jadi begitu salah seorang teman saya mengajak saya untuk pergi hiking , saya langsung mengiyakan. Kami berangkat dari Fayetteville pada pukul 10 pagi. Butuh waktu sekitar 40 menit untuk tiba di Devil’s Den. Kami memarkir mobil tepat di samping sebuah perkebunan, kemudian berjalan ke jalur hiking . Suhu hari itu mencapai 20an de...

Farvel

Aku sedang menapaki anak-anak tangga menuju kamar ketika kudengar handphone di saku berbunyi; menandakan adanya notifikasi di salah satu social media milikku. Aku memutuskan untuk mengeceknya sesampai di kamar nanti. Hari ini hari pertama kelas online . Sungguh sesuatu yang sangat di luar perkiraanku. Begitu mendorong kenop pintu kamar 303, aku kemudian menyalakan lampu dari sakelar yang sudah sangat kuhafal tempatnya, meletakkan laptop , buku, dan pena di meja belajar, kemudian mengeluarkan benda persegi panjang berwarna hitam itu dari saku hoodie milikku. Jantungku meloncat ketika melihat nama kontak yang tertera di notifikasi. Aku sudah berhasil memfokuskan pikiran sewaktu kelas tadi berlangsung, berhasil mengesampingkan semua kelabu dan kebingungan yang dengan sangat tega menyelimutiku hari-hari ini. Tapi cukup satu notifikasi, satu, dan semua itu kembali lagi. Aku menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya sebelum jempol kananku menyentuh layar dan membuka aplikasi WhatsAp...

Sexual Assault Training

     Sambil menunggu mesin cuci menyelesaikan tugasnya untuk pakaian-pakaian saya, saya mau berbagi tentang hari ini. Di kelas pertama saya pagi ini, ketika dosen sedang menjelaskan di papan, ponsel saya bergetar. Ketika dicek, ternyata ada email dari kampus, pemberitahuan bahwa saya belum menyelesaikan training tentang pencegahan kekerasan seksual. Ternyata training ini wajib untuk semua warga universitas.       Saya bergegas pergi ke ruang komputer tepat setelah kelas selesai, dan me nghabiskan satu setengah jam saya untuk menyelesaikan training. nghabiskan satu setengah jam saya untuk menyelesaikan training . Training ini dilaksanakan secara daring melalui website resmi universitas. Pada training ini, saya dijelaskan mengenai apa saja yang masuk dalam kategori sexual assault , apa saja dasar-dasar hukum (nasional, state, universitas) yang menaungi kasus ini, apa itu consent , siapa saja yang bisa dihubungi saat kita mengalami sexual assault , bahk...

Aku Sudah Di Sini

Fayetteville, 6 Januari 2020 Aku sudah benar-benar di sini. Ini sudah pukul delapan malam, dan aku baru punya momen sunyi untuk menyadari bahwa sungguh aku sudah benar-benar di sini. Pesawatku mendarat di Northwest Arkansas Regional Airport pukul 11.57, dan aku tiba di kampus pukul 13.00. Begitu tiba, aku langsung mengurusi beberapa administrasi yang berkaitan dengan asrama, dilanjutkan dengan pergi berbelanja di Walmart untuk mengisi kamarku yang kosong, serta keperluan-keperluanku yang lain. Aku tiba kembali di kampus sekitar pukul 17.00, membawa seluruh hasil belanjaku ke kamar, memasang seprai yang baru kubeli, dan mencoba terlelap. Tapi tak bisa. Usahaku untuk terlelap memakan waktu satu jam, dan sungguh selelah apapun aku tetap tidak bisa tidur. Aku menghubungi Arzu temanku dan mengajaknya makan malam. Kami makan di satu-satunya restoran cepat saji di dalam lingkungan kampus yang untungnya sudah dibuka. Perkuliahan baru akan dimulai minggu depan, kampus masih sepi. Dining Hal...