Skip to main content

Posts

Upaya-Upaya ‘Melarikan Diri'

Arkansas dikenal dengan sebutan ‘The Natural State’ , negara bagian ini punya banyak sekali sungai, hutan, gua-gua, sumber-sumber mata air panas, dan air terjun. Sebagai orang yang lebih senang menikmati waktu sendiri di dalam kamar, saya awalnya berpikir bahwa saya tidak akan tertarik untuk menikmati ‘petualangan’ di Arkansas. Namun pandemi terjadi, lalu kelas-kelas dipindahkan ke sistem belajar daring, banyak acara dibatalkan, dan saya banyak menangis karena merasa sendirian di negara orang ketika virus mematikan ini sedang gencar-gencarnya menyebar ke seluruh penjuru dunia. Saya tahu saya tidak bisa terus bersedih dan menangis mengunci diri di kamar asrama, jadi begitu salah seorang teman saya mengajak saya untuk pergi hiking , saya langsung mengiyakan. Kami berangkat dari Fayetteville pada pukul 10 pagi. Butuh waktu sekitar 40 menit untuk tiba di Devil’s Den. Kami memarkir mobil tepat di samping sebuah perkebunan, kemudian berjalan ke jalur hiking . Suhu hari itu mencapai 20an de...

Farvel

Aku sedang menapaki anak-anak tangga menuju kamar ketika kudengar handphone di saku berbunyi; menandakan adanya notifikasi di salah satu social media milikku. Aku memutuskan untuk mengeceknya sesampai di kamar nanti. Hari ini hari pertama kelas online . Sungguh sesuatu yang sangat di luar perkiraanku. Begitu mendorong kenop pintu kamar 303, aku kemudian menyalakan lampu dari sakelar yang sudah sangat kuhafal tempatnya, meletakkan laptop , buku, dan pena di meja belajar, kemudian mengeluarkan benda persegi panjang berwarna hitam itu dari saku hoodie milikku. Jantungku meloncat ketika melihat nama kontak yang tertera di notifikasi. Aku sudah berhasil memfokuskan pikiran sewaktu kelas tadi berlangsung, berhasil mengesampingkan semua kelabu dan kebingungan yang dengan sangat tega menyelimutiku hari-hari ini. Tapi cukup satu notifikasi, satu, dan semua itu kembali lagi. Aku menarik napas dalam-dalam dan menghembuskannya sebelum jempol kananku menyentuh layar dan membuka aplikasi WhatsAp...

Sexual Assault Training

     Sambil menunggu mesin cuci menyelesaikan tugasnya untuk pakaian-pakaian saya, saya mau berbagi tentang hari ini. Di kelas pertama saya pagi ini, ketika dosen sedang menjelaskan di papan, ponsel saya bergetar. Ketika dicek, ternyata ada email dari kampus, pemberitahuan bahwa saya belum menyelesaikan training tentang pencegahan kekerasan seksual. Ternyata training ini wajib untuk semua warga universitas.       Saya bergegas pergi ke ruang komputer tepat setelah kelas selesai, dan me nghabiskan satu setengah jam saya untuk menyelesaikan training. nghabiskan satu setengah jam saya untuk menyelesaikan training . Training ini dilaksanakan secara daring melalui website resmi universitas. Pada training ini, saya dijelaskan mengenai apa saja yang masuk dalam kategori sexual assault , apa saja dasar-dasar hukum (nasional, state, universitas) yang menaungi kasus ini, apa itu consent , siapa saja yang bisa dihubungi saat kita mengalami sexual assault , bahk...

Aku Sudah Di Sini

Fayetteville, 6 Januari 2020 Aku sudah benar-benar di sini. Ini sudah pukul delapan malam, dan aku baru punya momen sunyi untuk menyadari bahwa sungguh aku sudah benar-benar di sini. Pesawatku mendarat di Northwest Arkansas Regional Airport pukul 11.57, dan aku tiba di kampus pukul 13.00. Begitu tiba, aku langsung mengurusi beberapa administrasi yang berkaitan dengan asrama, dilanjutkan dengan pergi berbelanja di Walmart untuk mengisi kamarku yang kosong, serta keperluan-keperluanku yang lain. Aku tiba kembali di kampus sekitar pukul 17.00, membawa seluruh hasil belanjaku ke kamar, memasang seprai yang baru kubeli, dan mencoba terlelap. Tapi tak bisa. Usahaku untuk terlelap memakan waktu satu jam, dan sungguh selelah apapun aku tetap tidak bisa tidur. Aku menghubungi Arzu temanku dan mengajaknya makan malam. Kami makan di satu-satunya restoran cepat saji di dalam lingkungan kampus yang untungnya sudah dibuka. Perkuliahan baru akan dimulai minggu depan, kampus masih sepi. Dining Hal...

Debat Pertama; Sebuah Refleksi dan Pesan

               Dua hari yang lalu saya kembali berkunjung ke almamater tercinta, SMA Negeri 1 Kupang. Ah, sepertinya kata berkunjung kurang pas untuk mewakili kedatangan saya hari itu. Karena saya tidak hanya datang berkunjung, lebih dari itu saya juga mengikuti, menyimak dan memberikan penilaian serta masukan bagi adik-adik kelas 10 anggota  English Club  yang baru pertama kali berlatih debat. Debat dibagi menjadi 2 putaran dengan  motion  (topik debat) yang berbeda.  Motion  pertama berbunyi :  This House Believes That Hand Phone Should be Forbidden to Bring to School , serta yang kedua berbunyi :  This House Believes That The Driving Age Should be Raised.  Tak dapat dipungkiri, momen debat pertama di EC (singkatan untuk  English Club)  adalah momen yang menegangkan dan penuh kegugupan; namun momen itulah yang nantinya akan menghantar anggota-anggota EC menuju perjalanan-perjalanan hebat yan...